Gimana Sih Rasanya Kuliah di PENS?

Gambaran Umum Bagaimana Aku Menjalani Perkuliahan

Posted by Jefry Dewangga on October 10, 2016

Halo sob, apa kabar nih? Udah lama banget nggak share di blog ini. Sebenarnya ada banyak hal sih yang pengen aku share cuman mungkin karena kesibukan jadi mau ngeshare ketunda mulu. Untuk kali ini mungkin aku akan mengawali cerita tentang gambaran umum bagaimana kehidupan perkuliahanku. Oke langsung saja, cekidot guys.

Oke, jadi gini sob. Alhamdulillah aku sekarang udah kuliah nih. Aku keterima di PENS (Politeknik Elektronika Negeri Surabaya) atau nama kerennya EEPIS (Electronic Engineering Polytechnic Institute of Surabaya). Aku ngambil jurusan Informatika sob.

PENS merupakan politeknik terbaik se-Indonesia loh sob. PENS berada di posisi ke-18 dari ribuan perguruan tinggi lainnya. Di tambah lagi prestasinya di kancah internasional dalam bidang robotika yang telah diakui banyak negara. PENS selalu mewakili Indonesia dalam berbagai kontes robot Internasional.

Sampai-sampai PENS pernah di beri penghargaan oleh MURI (Museum Rekor Indonesia) karena selama 13 tahun berturut-turut menjadi juara umum dalam ajang KRI (Kontes Robot Indonesia). Pada KRI 2016 yang diadakan beberapa bulan kemarin, PENS menjadi tuan rumah. Sekali lagi, ia mampu menyabet hampir semua kategori yang diperlombakan dengan predikat juara utama, keren kan sob?

Sebenarnya politeknik itu beda sob sama univ/institut lainnya? Coba tebak apa bedanya hayo. Jangan nyerah dulu, coba di terka-terka. Hmmm, masih bingung ya? Okelah, jadi gini sob, bedanya kalau di politeknik itu menekankan pada praktek sedangkan di univ/institut itu pada teori.

Ibaratnya kalau di jenjang menengah atas, politeknik itu kayak SMK sedangkan univ/institut itu kayak SMA sob. Jadi kalau pengen ke teknik, menurutku sih lebih baik ke politeknik ajah sob. Nggak bermaksud promosi sih, tapi emang kedepannya kalau masalah skill lulusan politeknik nggak kalah deh sama lulusan univ/institut.

Terus ada lagi sob perbedaannya, kalau di politeknik jenjangnya itu D1 - D4. Sedangkan di univ/intitut S1 - S3. Tapi nggak masalah entar di politeknik juga bisa lanjut jenjang kok, D3 bisa lanjut jenjang ke D4 maupun S1. Sedangkan D4 sendiri bisa langsung lanjut jenjang ke S2, karena sebenernya D4 sama S1 itu setara sob, hanya saja fokusannya berbeda.

Selain itu SKS yang ada di politeknik sudah di paketkan, dalam artian kita nggak bisa memilih sendiri mata kuliah apa yang mau diambil. Terus kalau di PENS, teman-teman sekelasnya juga nggak bakalan berubah sampai ntar wisuda. Jadi bener-bener kebentuk dah solidaritas antar mahasiswa di kelas.

Apalagi ditambah budaya 3 kampus di Surabaya yakni ITS, PENS dan PPNS yang benar benar gila kesolidannya. Setiap mahasiswa hampir bisa kenal dan akrab mahasiswa lain se-jurusan bahkan se-departemen.

Sebenernya aku juga baru mengetahui beberapa fakta tersebut ketika aku masuk kuliah sih sob. Walaupun hanya sebatas D3 di politeknik, aku nggak nyesel. Malah aku sangat bersyukur dengan lingkungan perkuliahan yang aku rasakan sekarang. Benar-benar challenging, nggak hanya tugas yang lumayan banyak tetapi kegiatan-kegiatan di luar akademis lainnya yang lumayan menguras waktu.

Tiap hari perkuliahanku dilaksanakan dari jam 8 pagi sampai setengah 5 sore. Kalau ada kegiatan di luar akademik bisa sampai larut malam. Hampir tiap hari aku pulang jam 12 malam. Bahkan ada beberapa tempat di PENS yang menjadi markas para mahasiswa untuk bergadang.

Bukan sekedar bergadang, tetapi mengerjakan sesuatu yang sangat bermanfaat bagi masa depan mereka. Beberapa tempat itu adalah lab. TA (Tugas Akhir) dan bengkel kerja mobil listrik. Di kedua tempat tersebut, orang-orang dengan dedikasi tinggi berkumpul.

By the way, nggak semua mahasiswa di kampusku pulang sampai selarut itu sih. Hanya saja aku ngerasa wow soalnya aku di sini juga masih mahasiswa baru tetapi daily life ku di perkuliahan udah seperti itu.

Di tambah lagi aku udah survei ke beberapa temanku di kampus lain. Masih jarang mahasiswa baru punya kegiatan yang cukup padat seperti di PENS. Dan mungkin sudah bisa dibayangkan bagaimana daily life kedepannya.

Sebenarnya kalau aku sendiri sih nggak masalah dengan daily life seperti itu, soalnya juga udah menjadi rahasia umum bahwa anak informatika itu manusia 3 jam (read: sering bergadang).

But i think, that's not a problem. If we can set our goal, do our best and manage our time well, there is nothing impossible for us. Oke mungkin itu saja yang bisa aku share sekarang sob. Semoga bisa bermanfaat, memotivasi dan menjadi referensi bagi adik-adik yang ingin melanjutkan ke jenjang perkuliahan khususnya di PENS.

References: