Pengendali Raksasa: Sundar Pichai & Satya Nadella

Demi kesuksesan, mereka mengemban tugas berat

Posted by Jefry Dewangga on November 15, 2015

Kali ini aku akan mengulas orang-orang yang bertanggung jawab mengendalikan dua raksasa di dunia. Hah, raksasa? Mungkin kamu penasaran raksasa apa yang aku maksud.

Oke, kalau kamu membuka internet dan ingin mencari sesuatu, situs apa yang pertama kali kamu buka? Atau ketika kamu mengetikkan kata kunci di address bar, kamu akan diarahkan ke situs apa? Google, iya kan?

Terus ketika kamu menyalakan komputer atau laptopmu, program apakah yang pertama kali dijalankan dan mampu mengoperasikan sebuah komputer atau laptop dengan antarmuka yang sudah sangat familiar? Windows, iya kan? Siapa yang membuatnya? Yap, exactly Microsoft lah yang membuatnya.

Kedua perusahaan di bidang teknologi informasi itulah yang aku sebut raksasa. Mengapa demikian? Google merupakan mesin pencari internet terbesar dan paling banyak dikunjungi di dunia.

Bayangkan saja, Google rata-rata memproses lebih dari 40.000 permintaan pencarian setiap detik, itu berarti lebih dari 3,5 miliar pencarian per hari dan 1,2 triliun pencarian per tahun di seluruh dunia.

Sedangkan Microsoft sendiri merupakan perusahaan software terbesar yang memproduksi sistem operasi Windows. Saat pertama kali didirikan, Bill Gates mempunyai impian "Satu komputer di setiap meja". Dan saat ini lebih dari 110 juta perangkat menjalankan sistem operasi Windows 10 di seluruh dunia.

Sedikit fakta tersebut mungkin cukup untuk menggambarkan bahwa kedua perusahaan tersebut merupakan raksasa yang mempunyai marketshare-nya tersendiri. Google dengan mesin pencarinya dan Microsoft dengan sistem operasinya.

Sekarang, siapakah yang bertanggung jawab mengurus kedua raksasa tersebut? Karena terdapat 2 raksasa, maka yang mengurus juga ada 2 orang. Mereka berdua sama-sama berasal dari India. Hmm penasaran ya? Siapa hayo, coba tebak.

Mereka berdua adalah Pichai Sundarajan, atau lebih dikenal dengan nama Sundar Pichai, merupakan CEO Google menggantikan Larry Page. Dan Satya Narayana Nadella, atau lebih dikenal dengan nama Satya Nadella, merupakan CEO Microsoft menggantikan Steve Ballmer.

Sebelum mengenal lebih dekat mereka berdua, mari mengenal dulu apa si CEO itu sob. CEO (Chief Executive Officer) merupakan eksekutif atau bisa dibilang pemimpin tertinggi suatu perusahaan.

CEO mempunyai tanggung jawab untuk mengembangkan dan menerapkan strategi, membuat keputusan, mengelola operasi perusahaan secara keseluruhan. Tertarik menjadi CEO sob?

Sundar Pichai

Pada Agustus 2015 kemarin, Google mengumumkan akan merombak struktur perusahaannya. Larry Page yang sebelumnya menjabat sebagai CEO Google akan menjadi CEO Alphabet. Alphabet merupakan perusahaan induk dari Google yang juga menjadi perusahaan induk produk-produk Google lainnya.

Sundar PichaiSundar Pichai, CEO Google
(Source: twitter.com)

Sundar Pichai berasal dari Tamil Nadu, India. Dia belajar di Indian Institute of Technology Kharagpur, dan menerima gelar Bachelor of Technology. Dia kemudian menerima gelar Master of Science dari Stanford University dan memperoleh gelar Master of Business Administration dari Wharton School di University of Pennsylvania.

Sebelum bekerja di Google, Pichai bekerja di Applied Materials sebagai insyinyur dan kemudian di McKinsey & Company sebagai konsultan manajemen. Pada tahun 2004, Pichai bergabung dengan Google sebagai wakil presiden manajemen produk. Dia memimpin tim yang mengembangkan peramban dan sistem operasi Google Chrome.

Karena keuletannya, Pichai menerima lebih banyak tanggung jawab. Dia terlibat dengan berbagai produk pencarian Google seperti Google Toolbar for Firefox, Desktop Search, dan Google Gears and Gadget.

Tahun 2013, Pichai ditugaskan untuk memimpin pengembangan Android setelah Andy Rubin mengundurkan diri. Sebelum menjabat sebagai CEO Google, dia bertindak sebagai pembawa acara Google I/O dalam dua tahun terakhir.

Satya Nadella

Satya Nadella diterima di Hyderabad Public School, Begumpet sebelum menerima Bachelor of Electrical Engineering dari Manipal Institute of Technology.

Satya NadellaSatya Nadella, CEO Microsoft
(Source: www.ibtimes.com)

Dia kemudian melanjutkan pendidikannya ke USA dan memperoleh gelar Master of Science dari University of Wisconsin-Milwaukee. Dia juga menerima gelar Master of Business Administration dari University of Chicago Booth School of Business.

Sebelum karirnya di Microsoft, dia bekerja di Sun Microsystems sebagai staf teknologi. Tahun 1992 dia bergabung dengan Microsoft dan memimpin beberapa proyek utamanya.

Dia menjabat sebagai Vice-president of Research and Development merangkap juga sebagai Vice-president of Business Division. Dia sukses meningkatkan revenue dari layanan Microsoft Azure Cloud. Pada 4 Oktober 2014, dia diumumkan sebagai CEO ketiga Microsoft menggantikan Steve Ballmer.

Ringkasan

Sebenarnya masih ada beberapa CEO lagi yang berasal dari India yakni Shantanu Nareayen (CEO Adobe) dan ā€ˇRajeev Suri (CEO Nokia). Mereka semua mempunyai keahlihan yang mumpuni di bidang manajemen teknologi dan bisnis sehingga bisa membawa perusahaan yang mereka kelola menuju kesuksesan.

Oleh karena itu mereka diberi tugas bukan hanya memimpin sebuah perusahaan besar, namun perusahaan raksasa di bidang teknologi. Bagi masyarakat India, hal itu menjadi prestasi yang sangat membanggakan tentunya.

Aku jadi berangan-angan kapan orang Indonesia mampu mengisi jabatan penting tersebut? Mungkin suatu saat nanti kamu bisa sob, semangat!

Referensi